SHARE

Salah seorang petugas Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil Malang menunjukkan laman pembukaan rekening baru secara digital yang merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan (istimewa)

Sebagai contoh, lanjut Sunarso, saat ini BRImo menjadi aplikasi QRIS dengan fitur terlengkap. Fitur-fitur tersebut seperti QR Pedagang BRImo yang memudahkan transaksi jual beli pedagang serta mencatat pembukuan transaksi dengan QR tersebut.

Ada pula fitur QRIS Cross Border yang yang memungkinkan nasabah pengguna BRImo bertransaksi di luar negeri yang pilotingnya dilakukan BRI di Thailand.

“Kehadiran BRImo memang diharapkan BRI menjadi one stop solution bagi nasabah dalam melakukan berbagai transaksi perbankan secara digital,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Jaringan dan Layanan BRI Arga M Nugraha mengatakan transformasi untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan nasabah dalam memperoleh layanan, tak terlepas dari jumlah nasabah BRI yang mencapai 170 juta di seluruh Indonesia. Dia pun menegaskan bahwa spektrum nasabah BRI sangat unik karena menyentuh masyarakat paling bawah hingga kalangan high net worth.

“Maka kami setiap hari harus all out kepada nasabah. Kami harus bisa deliver value kepada mereka. Antusiasme mereka kepada kita harus kita layani. BRI tidak tinggal diam dengan perubahan yang ada. Kami selalu meremajakan pelayanan. Itu lah mengapa kami fokus pada digitalisasi,” kata Arga.

Dia menjabarkan dalam transformasi digital yang pertama dilakukan adalah customer facing yakni upaya BRI berhadapan dengan nasabah. Kedua, BRI melakukan perbaikan di sisi internal, misalnya memperbaiki cara deliver value kepada nasabah dengan aplikasi BRISPOT.

“Di sisi lain transformasi secara digital itu pun terus dilakukan BRI dalam rangka membuat nasabah semakin nyaman melakukan kegiatan transaksi keuangan, tanpa khawatir terpapar virus COVID-19 yang saat ini menyebabkan pandemi,” katanya.

Halaman :